Upacara Pa’tungkasan/Pa’paturunan Gandang Almarhum Ambe’ Edward Lantho

LENTERAINVESTIGASI.COM

MAMASA | Upacara Pa’tungkasan/Pa’paturunan Gandang Almarhum Ambe’ Edward Lanto digelar di Desa Pambe, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat. Rabu (25/6/2025)

Acara dilaksanakan menandai akhir masa berduka yang disebut Barata atas meninggalnya pemangku adat itu.

Pa’paturunan atau Pantukasan gandang adalah prosesi penurunan atau pembukaan gendang yang disimpan pada waktu almarhum meninggal di tahun 2013 silam.

Almarhum merupakan pemangku adat Palasa Maroson (gelaran hadat untuk Kecamatan Tandukkalua’ sebagai salah satu wilayah hadat di Kabupaten Mamasa).Almarhum juga dikenal sebagai Pangngulu Bassi (Panglima).

Diawali dengan ritual yang disebut Ma’dassi Dassi, dimana beberapa pemuda yang gagah perkasa yang disebut Londong (ayam jantan: diartikan sebagai laki-laki) dalam kampung dibawah pimpinan Bawalako dan Tokuppu, para londong meninggalkan kampung lalu pergi ke hutan untuk mencari kepala manusia (Pangngae). Dimana ketika itu kepala manusia merupakan tumbal untuk melengkapi segala pengorbanan atas meninggalnya almarhum.

Setelah beberapa waktu para Londong pergi, mereka lalu kembali dengan membawa hasil berupa kepala manusia, maka dilakukanlah Pandedekan Banua almarhum oleh Kepala Pasukan (Tokuppu) dengan mengetuk rumah dan membangunkan keluarga yang ada di dalam rumah pada dini hari, dilanjutkan Pa’paturunan atau Pantungkasan Gandang.

Setelah Pa’paturunan atau Pantungkasan Gandang selesai, upacara kemudian diisi dengan berbagai tari-tarian dan bunyi-bunyian dari bambu yang disebut Tambolang.

Tambolang ini dibawa Londong dari dalam hutan sembari melantunkan nyanyian Londong yang menggambarkan perjalanan selama ke hutan yang disebut Denna dan Sengo sebagai wujud sukacita atas keberhasilannya melewati masa duka, yang disebut Masiang Padang.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan makan bersama para Londong yang disebut Ummade Barani, dengan menu berupa nasi kuning. Selanjutnya dilakukan upacara Pa’patondonan Tali (pemasangan mahkota) untuk Londong.

Upacara ditutup dengan kegiatan Pa’pandanan Tambolang, dimana alat bunyi-bunyian berupa bambu yang dibawa Londong dari hutan disimpan ditempat yang sudah disiapkan di rumah Pangngulu Bassi yang baru yang menggantikan jabatan almarhum dalam Kehadatan Tandukkalua’ Palasa Maroson.

Laporan : AYU

Share Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *