Peduli Korban Kebakaran, Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulbar Kunjungi Salboni dan Seppong

LENTERAINVESTIGASI.COM
MAMASA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Fredy Boy, salurkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Desa Tabulahan, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sabtu, (23/8/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan di Puskesmas Lakahang, Kecamatan Tabulahan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap warga terdampak musibah kebakaran.

Korban dan keluarga menyambut hangat kehadiran wakil rakyat tersebut yang turut hadir memberikan dukungan moril maupun materil

“Saya mengapresiasi dukungan segenap keluarga besar Tabulahan atas kejadian ini,
terkhusus untuk Babinsa, Babinkamtibmas Tabulahan serta Kapus Tabulahan beserta staffnya yang cepat tanggap sehingga kedua korban bisa dirawat di puskesmas Tabulahan sekalipun di tengah kondisi kabupaten Mamasa yang serba terbatas” ujar Fredy Boy kepada awak media.

“Kami juga berupaya, lanjut Fredy Boy, membantu kekurangan obat-obatan yang diperlukan karena keterbatasan stock di puskesmas” Pungkasnya.

Tidak hanya menyalurkan bantuan, dalam kesempatan itu pula Fredy Boy mendengarkan keluhan Kepala Puskesmas Tabulahan, Hj.Iryana, terkait lemahnya jaringan di puskesmas Tabulahan sehingga ia berharap Legislator dari NasDem itu dapat memperjuangkan bantuan internet blankspot dan lemah sinyal dari Provinsi Sulawesi Barat.

Untuk diketahui, kejadian bermula saat Salboni tengah memasak air di dapur rumahnya di Dusun Barat, Desa Tabulahan. Sekira pukul 07.00 WITA, Salboni meninggalkan rumah lalu turun ke sawahnya.

Tidak berselang lama, salah satu warga melihat api menjulang dari arah rumah Salboni dan Seppong, seketika ia lalu berteriak, kebakaran… Kebakaran… kebakaran….!

Saat mendengar teriakan tersebut ,Salboni teringat saudaranyaa yang ada di dalam rumah, ia lalu berlari ke arah rumahnya.

Setibanya di rumah, tanpa berpikir panjang Salboni yang ingin menyelamatkan saudara yang tidak berdaya di dalam kamar rumah karena Buta, langsung msuk ke dalam rumah yang sedang dilalap si jago merah. Namun pada saat di dalam kamar, keduanya terjebak sebab api mengelilingi mereka semakin besar. Beruntung kedunya mendapat pertolongan oleh warga sekitar, meski kedunya menderita luka bakar dibagian muka dekat mata, luka bakar bagian tangan kanan dan kiri,luka bakar bagian kaki sebelah kanan.

Seppong diketahui selama bertahun- tahun mengalami penyakit Buta,sehingga kemampuan melihat sudah tidak bisa,ia hanya bisa pasrah karena tidak bisa berbuat selayaknya orang normal.Sedang Salboni dengan sabar hati menghidupi kakak saudaranya yaitu Seppong.

Kedua Korban langsung ditangani oleh petugas medis dari Puskesmas Tabulahan namun kurang mendapatkan perawatan maksimal karena hanya di rawat di rumahnya.

Mengetahui kedua korban kebakaran hanya di rawat di rumah, Robinson Paul Tarru lalu meminta agar kedua korban segera dibawa ke puskesmas guna mendapatkan perawatan intensif.

Laporan : PRASUTA

Share Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *