LENTERAINVESTIGASI.COM
Mamasa – Lonjakan pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Satuan Intelkam Polres Mamasa membuat suasana pelayanan kian padat sejak Kamis (18/9/2025).
Antrean panjang ini dipicu adanya penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Mamasa yang diikuti kurang lebih 4.600 orang.
Tingginya permintaan SKCK bahkan sempat membuat aplikasi SKCK online mengalami kendala. Sebagai solusi, pihak Intelkam membuka beberapa loket tambahan secara offline agar masyarakat tetap bisa terlayani.
Kepala Satuan Intelejen Keamanan (Sat Intelkam) Polres Mamasa IPTU MUH. ILYAS, mengatakan bahwa jumlah pemohon yang membeludak tetap menimbulkan antrean menumpuk hingga ribuan orang.
“Di hari Minggu saja, sekitar 1.000 blangko SKCK habis. Kami sudah membuka pelayanan hingga malam dan tetap bekerja di hari libur, tapi antrean masih saja panjang,” ujar Ilyas
Kendala lain yang dihadapi adalah stok blangko SKCK yang habis. Untuk mengatasi hal ini, pihak Polres Mamasa telah berkoordinasi dengan satuan atas guna meminta tambahan blangko. Sementara menunggu distribusi, sebagai solusi sementara, masyarakat akan diberikan surat keterangan pengganti SKCK yang tetap sah secara administrasi.
Kasat Intelkam juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan tersebut.
“Kami memahami keluhan masyarakat, tapi kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal dengan kondisi yang ada. Kami berharap masyarakat bisa bersabar,” tegasnya.
Dengan semangat “Totalitas Tanpa Batas”, jajaran Satuan Intelkam Polres Mamasa menegaskan tetap konsisten melayani masyarakat, meski di tengah keterbatasan fasilitas dan lonjakan jumlah pemohon.
Laporan : RIKI



