Sebanyak 55 orang Lansia resmi diwisuda setelah menjalani proses pembelajaran selama 1 tahun yang terdiri atas 12 kali pertemuan, mencakup kegiatan di kelas dan praktik lapangan.
Sebelumnya calon wisudawan dibekali materi 7 Dimensi Lansia Tangguh, yang meliputi aspek spiritual, fisik, emosional, sosial, kognitif, profesional, dan lingkungan.
Kepala Sekolah Lansia, Putri Friskia, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberdayakan para Lansia agar tetap aktif, mandiri, dan menjadi panutan di tengah keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas BKKBN Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, S.IP, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme dan keberhasilan program ini.
“Kami sangat bersyukur karena Kabupaten Mamasa berhasil melaksanakan wisuda perdana ini. Ini bukan sekadar seremoni, tapi langkah strategis dalam membangun peran Lansia yang lebih aktif, khususnya dalam mendukung percepatan penurunan stunting,” pungkasnya.
Laporan : PRASUTA




