Mamasa Akan Ciptakan Sejarah Jambore IPeKB Pertama di Sulbar

LENTERAINVESTIGASI.COM

JAKARTA | Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat dalam menurunkan angka prevalensi stunting mendapat apresiasi dari Wakil Menteri (wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (wamendukbangga)/BKKBN.

Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Wamendukbangga, Ratu Ayu Iayana Bagoes Oka, pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang berlangsung di Kantor Pusat Kemendukbangga/BKKBN di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Dalam sambutannya, Wamen Isyana mengapresisasi Kabupaten Mamasa yang mampu menurunkan angka stunting selama dua tahun berturut-turut yakni di tahun 2023 dan 2024.

Hadir dalam pertemuan, Bupati Mamasa selaku undangan resmi dari Kementerian. Selain sebagai undangan, kehadiran Bupati Mamasa itu juga dalam rangka mensosialisasikan rencana pelaksanaan Jambore Penyuluh KB tersebut.

Untuk diketahui, Kabupaten Mamasa ditunjuk selaku tuan rumah dalam hajatan IPeKB yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 8 s/d 10 Juli 2025.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, saat dihubungi Awak Media Lenterainvestigasi.com menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerja sama seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Mamasa.

“Kami sangat bersyukur atas apresiasi dari kementerian. Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras semua pihak, mulai dari kader di lapangan hingga para pemangku kebijakan,” ujar Ernesto.

Ernesto Randan juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut akan menjadi sejarah karena merupakan jambore IPKB pertama yang dilaksanakan di Sulawesi Barat.

“Ini akan menjadi sejarah karena rupakan jambore IPeKB yang pertama kalinya dilaksanakan di Sulawesi Barat, terlebih karena Mamasa menjadi tuan rumah”. Pungkasnya.

Laporan : ROMAN LIMPAJAYA

Share Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *